Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-05 05:29:45【Resep Pembaca】712 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(67154)
Artikel Terkait
- Program MBG di NTB serap 17.434 tenaga kerja, hidupi keluarga lokal
- BGN latih 2.705 penjamah makanan di dua pulau besar di NTT
- Ribuan ton bantuan terkumpul dari perlintasan Gaza sejak 10 Oktober
- Pemerintah promosikan penerapan pola makan sehat untuk cegah penyakit
- Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya
- Musim pancaroba pengaruhi turunnya daya tahan tubuh
- Festival sapi di Jember jadi solusi ketergantungan impor daging
- BGN: Baru10 SPPG di Lebak memiliki SLHS, ditunggu akhir November
- Kiat cerdas hemat biaya bulanan, manfaatkan gratis biaya admin
- Dompet Dhuafa salurkan bantuan untuk warga Palestina di Yordania
Resep Populer
Rekomendasi

Nasib perempuan Gaza dua tahun sejak konflik pecah

Festival sapi di Jember jadi solusi ketergantungan impor daging

Pengunjuk rasa di London kecam pelanggaran gencatan Gaza oleh Israel

Rendang, alasan HYDE balik lagi untuk konser di Jakarta!

BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar

Solar subsidi denyutkan nadi nelayan Indramayu untuk menjemput rezeki

Dompet Dhuafa salurkan bantuan untuk warga Palestina di Yordania

New York Umumkan Keadaan Darurat Jelang Penangguhan Bantuan Pangan